Flu babi adalah penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza tipe A, penyakit pernapasan yang menjangkiti babi.
virus ini termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae.
Virus flu babi ini masih satu genus dengan virus penyebab flu burung.
Virus influenza A ini menjadi perhatian karena galur virus yang berbeda menyebabkan influenza pada unggas, kuda dan babi.

Flu babi merupakan salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti selain flu burung karena dapat menginfeksi manusia.

Bagaimana Gejala Flu Babi?

Pada Manusia:

1. Demam yang muncul tiba-tiba (39 derajat celcius)
2. Batuk
3. Nyeri otot
4. Sakit tenggorokan
5. Sakit Kepala
6. Kelelahan yang berlebihan
7. Penderita muntah-muntah dan diare
8. Iritasi pada mata tiba-tiba

Pada Babi:

flu babi Masa inkubasi 1-3 hari.
Gejala klinis yang utama terbatas pada saluran pernafasan, mendadak timbul pada sebagian besar babi dalam kelompok.
Babi yang terinfeksi tidak mampu berjalan dengan bebas dan cenderung bergerombol.
Terjadi radang hidung, pengeluaran ingus, bersin-bersin dan konjungtivitis.

Babi yang terinfeksi menderita batuk proksismal, disertai dengan punggung melengkung, pernafasan cepat, sesak, apatis, anoreksia, rebah tengkurap dan suhu tubuh meningkat mencapai 41-41,5°C.
Setelah 3-6 hari babi biasanya sembuh dengan cepat, makan secara normal setelah 7 hari dan sejak tampaknya gejala klinis untuk pertama kalinya.
Bila babi yang sakit diussahakan tetap hangat dan tidak menderita cekaman, penyakit ini tidak membahayakan dan dengan komplikasi yang sangat kecil serta tingkat kematian kurang dari 1 %, tetapi babi yang menderita bronkopneumonia dapat berakhir dengan kematian.

Bagaimana metode penularannya?

Babi -ke- Babi-
Babi -ke- Manusia
Manusia -ke- Babi

Mungkin anda akan bertanya apakah Masker mampu melindungi kita dari virus flu babi?

Tony Hanson, Managing Director of Marketing for Encompass Group, the manufacturer of ProGear(TM) mwngatakan, “Sampai saat ini penularan virus babi melalui Tangan -ke- Mulut, bukan melalui udara.
Namun begitu, tetap masker muka memberikan perlindungan dibanding apabila kita tidak memakai sama sekali.”

Bagaimana Pencegahannya?

1. Rajin Mencuci Tangan dengan sabun.
2. Rajin Mencuci Muka Dengan Sabun.
3. Hindari Kontak dengan Benda Kotor/Hewan
4. Menghindari orang yang berpenyakit flu/ membawa proteksi berupa tisu/masker merupakan pilihan yg baik.
5. Janngan sering menyentuh Muka, hidung, mulut anda.
6. Jika terkena flu, walaupun sedikit segera minum obat flu berupa antibiotik, apabila dalam beberapa hari anda merasa flu anda tidak kunjung sembuh, segeralah berobat ke dokter.

Apakah dapat tertular melalui makanan?

Bisa. Walaupun ada yang mengatakan tidak, namun ada kemungkinan yg cukup besar, apalagi apabila ternyata kita tidak mengetahui bahwa Babi yang dimakan adalah Babi Sakit/ terkena virus ini.
Maka oleh sebab itu berhati-hatilah, apabila anda pemakan Babi, baik2lah memilih makanan anda atau pastikan anda memasak makanan Babi tersebut dengan suhu 160 derajat Fahrenheit.

Apa telah ada obatnya?

Vaksin yang ada saat ini hanya diberikan kepada babi untuk mencegah (bukan mengobati) influensa babi.
Tidak ada/belum ada vaksin untuk melindungi manusia dari flu babi.

Mana Lebih Berbahaya Flu Burung atau FLu Babi?

Saat ini Flu Babi, karena masih simpang siur bagaimana pencegahannya,penularannya dr apa saja, dan belum ada/dibuat obatnya.
Juga dihitung Virus ini cepat menular, dan pada sat ini menelan korban lebih banyak.

Bagaimana Cara Kita mengetahui Alur/track Flu Babi ini?

Sering2lah melihat Berita TV/Koran.
Atau silahkan buka http://healthmap.org/en disana dapat terlihat jelas negara apa saja yg sudah terkena beserta virus2 lainnya juga.
Indonesia khususnya warga JAKARTA, BALI, Dan BATAM, harap waspada.
Dikarenakan daerah yang paling sering mendapatkan kunjungan dari Luar negeri.

Menyusul Selanjutnya SULAWESI SELATAN, SUMATERA UTARA, NTT.
Dikarenakan mayoritas pengkonsumsi makanan Babi.

Sumber:

http://healthmap.org/en, docstoc.com vet-indo.com
dan berbagai sumber dalam & luar negeri.