Ya aku mengerti ada sesuatu yang kadang,, sebenarnya cukup menjadi pertanyaan di dalam hati kita saja.
Tapi mungkin ,, mmmhh apa ya,,, gimana kalau aku bilang “tukar fikiran” ini dapat menenangkan dan mengutarakan apa yang bergjolak di hati ini(ciye dh kya lagu dangdut.. gejolak jiwa :mrgreen: )

Dengan sangat sadar bahwa tulisan ini sedikit kontroversi.

Aku gak tau,, apakah kalau orang membuat buat blog itu,, buat judulnya dulu atau buat isinya dulu kemudian menarik kesimpulan dari cerita yang akan di jadikan judul.

Ya sudahlahh ,,, apa pun itu,,  ini yang ingin aku angkat menjadi topik hari ini

Tuhan apa Agama MU?


Tuhan,, kesannya aku lancang sekali ya berkata sperti ini.

Tapi pertanyaan ini mengganjal di dalam hatiku.

Agama adalah suatu hal sakral setelah MU Tuhan.

Sadar tidak sadar,, manusia ini berperang bukan karena MU Tuhan,, tapi karena Agamanya.

walaupun sebenarnya setiap Agama itu tidak ada yang menganjurkan untuk berbaku hantam, tapi ntah kenapa sifat manusia ini begitu ingin menguasai dan selalu merasa benar.

Jika ia benar,, maka Agamanya yang harus benar! Apa yang ia yakini maka setiap orang harus meyakini!

Tuhan aku menyadari, tiada perintahmu yang tidak baik, tapi kami sebagai manusia ini, terkadang dipengaruhi oleh Ego, konspirasi, politik, dan hal-hal kotor lainnya sehingga membuat nama Agama itu sendiri menjadi jelek.

Terkadang ada “hal lain” yang ingin dicapai tetapi membawa embel-embel Agama, sungguh memuakkan!

Aku percaya pada Mu Tuhan, akupun mahluk beragama,,,
Sungguh aku tidak percaya kepada mereka yang masih saja berkelakuan seperti serigala buruk, hina, licik, picik, dan mengaku berAgama,,, dan mengaku beriman kepada-Mu Tuhan, padahal mereka lebih rendah dari seekor “kutu” sekalipun.

Agama bagiku ibarat baju yang nyaman, akan membuatmu hangat di waktu dingin, teduh diwaktu panas.
Menutupimu, auratmu, bekas lukamu, apapun yang hendak kau sembunyikan, cukup sang pemakai dan baju itu saja yang tau.
Memberikan mu rasa aman, rasa dilindungi, kepercayaan diri, dan hal baik lainnya.

Tuhan aku percaya, bahwa Kau Nyata, KasihMu Nyata, RizkiMu Nyata, BerkahMu Nyata.

Bisakah aku cukup mempercayai-Mu Tuhan?

Tanpa harus kupakai salah satu “bet nama” Agama itu Tuhan.

Aku hanya ingin menjadi orang yang pengasih dan dikasihin, pecinta dan dicintai, menyebarkan kebaikan dan hal baiknya seperti yang kau ajarkan?

Maka bila pun aku ber-Agama,,,

aku ingin AgaMU TUhan!

Jadi pertanyaanku,,

apa agamaMu Tuhan?