Di bawah ini adalah tips dan trik membangun kembali perusahaan yang tidak sehat.
Mungkin tips ini bisa di lakukan oleh perusahaan kecil dan menengah.
Akan di mulai dengan intro hingga cara menanggulangi
Semoga membantu.

1. Di dalam memulai 1 perusahaan akan di butuhkan suatu manajemen perusahaan, yang terdiri dari beberapa struktur yang tidak bisa di ganggu gugat, atau harus ada. Walaupun perusahaan itu bukan perusahaan besar dan masih kecil, lebih baik struktur tersebut ada mulai dini, karena semakin cepat kita membuat strukturisasi, semakin bagus kelak perusahaan tersebut. Salah satu struktur yang di maksud di dalamnya paling penting di antaranya adalah keuangan. Karena apabila keuangan kita berantakan alhasil perusahaan akan mengalami kerugian.

2. Apabila kita memulai suatu perusahaan tanpa struktur yang jelas, dan ternyata kita mulai mengalami kerugian, segeralah melakukan rekronstrukturisasi manajemen perusahaan.

3. Perusahaan yang baik dan sehat adalah perusahaan yang berpenghasilan lebih tinggi dari pada pengeluaran ataupun perusahaan yang memiliki uang masuk lebih dari pada pengeluaran.

4. Untuk merekronstukturisasi perusahaan biasanya di butuhkan dana pemulihan, karena biasanya manajemen yang tidak baik menyisakan banyak pengeluaran tidak terlihat. Biasanya juga manajemen yang tidak baik memiliki banyak hutang akomodasi/hutang jalan perusahaan.

5. Langkah pertama yang harus di lakukan dalam pemulihan adalah penstablian hutang-hutang perusahaan. Oleh sebab itu di butuhkan dana yang cukup besar. Karena kita harus membuat keadaan perusahaan kembali lagi menjadi normal atau zero poin, yaitu dimana keadaan perusahaan seperti baru akan di mulai lagi berada dalam titik 0 (bukan minus)

6. Apabila hutang cukup besar, maka harus di stabilkan (apabila tidak di lunasi), pencicilan berkala adalah langkah yang baik. Maka harus di sediakan dana tetap yang telah dihitung kira-kira habisnya berpa lama.

7. Apa yang terjadi selama masa penstabilan adalah tidak ada pemasukan stabil. Maksudnya adalah selama jangka beberapa waktu, maka penghsilan tidak akan maksimum, dan pengeluaran akan setara penghasilan. Maka oleh sebab itu selama masa rekonstukturisasi dana harus cukup besar.

8. Pertama lakukan penghitungan hutang-hutang perusahaan anda . Teliti dan cermati, kemudian buatlah table pembayaran berkala pada masing-masing hutang-hutang tersebut. Tentu saja anda harus mendapatkan persetujuaan dari tempat anda menghutang untuk melakukan pencicilan secara berkala. Biasanya perusahaan-perusahaan akan mau di lakukan pencicilan berkala, dari pada tidak di bayar sama sekali.

9. Kedua hitung pengeluaran perusahaan. Teliti dan cermati apakah ada pengeluaran yang tidak di butuhkan. Apabila ternyata ada beban pengeluaran yang ternyata tidak terlalu di butuhkan oleh perusahaan segera hentikan.

10. Rampingkan pengeluaran perusahaan. Teliti dan cermati apakah ada pembelanjaan perusahaan yang ternyata bisa di rampingkan. Misalnya apabila biasanya seragam karyawan biasa di tanggung perusahaan 2 potong baju per karyawan, rampingkan menjadi 1 potong baju. Yang penting adalah bahwa system tetap ada, hanya saja di rampingkan.

Sekian dulu ya.
Mudahh-mudahan nanti bisa di sambung lagi ^_^