Ayah Terhebat Sedunia.

Capt. Sani Sembiring
Untuk Papi-ku.
Ayah Terhebat sedunia.
Dari Anak Perempuan-mu.
*****
***
*
Read the rest of this entry »

Alkisah si Bocah Kampung

Sani SembiringDia dulunya adalah hanya seorang bocah kampung.

Kampungnya ini sendiri terletak di Sumatera Utara bernama Desa Perbulan yang apabila ditempuh melalui jalan darat/mobil akan memakan waktu 6-8 jam lamanya dari kota Medan.

Untuk melalui perjalanan ini pun agak sedikit menegangkan, kita harus melewati jurang, dimana sering sekali terjadi longsor. Karena Desanya ini terletak di lembah, jadi kita harus naik turun gunung baru sampai ke desa ini. Sungguh bukan perjalanan yang mudah untuk ke Desa Perbulan.

Mari kita alihkan pembicaraan kita ke kurang lebih 50 tahun yg lalu lamanya :D

Bersama Nenek dan kedua Adiknya

Bocah kampung ini bernama A. Sani sembiring. Dia sebenernya sama seperti bocah kampung lainnya.
Namun yang membuatnya berbeda adalah apabila pada waktu itu ia sekeluarga tetap bersekolah.
padahal untuk ukuran orang Kampung, banyak yang menilai sekolah itu belumlah terlalu penting (jangankan di desa, dikota saja pada waktu itu tidak penting).

Namun bukan mudah juga untuk sekolah dimasa itu. Mengingat masih banyak penjajah berkeliaran (walaupun tidak begitu banyak penjajah yang samapai kesana pada tahun itu).

Alkisah dahulunya beliau disekolahkan di sekolah yang mirip seperti pesantren. Namun ntah bagaimana, akhirnya ia pun di ungsikan ke sekolah Belanda. Namun tetap syukurnya yang mengajar masih banyak orang Indonesia.

Seperti anak kampung lainnya, waktu senggangnya diisi dengan pergi memancing di sungai, bermain di sawah bersama adik dan memainkan kerbau, memanjat pohon kelapa, dan menembak burung.

Read the rest of this entry »