Ah
Apa hebatnya dia?
Dia tak lebih pintar dari aku
Dengan kaca mata minusku
Dan slalu ku bawa buku

Ah
Tapi kenapa nasib kami berbeda?
Dia hanya melempar senyuman
Dan banyak hati langsung tertawan
Kata orang dia sungguh menawan.

Ah
Kenapa orang jatuh hati padanya?
Aku ini kan calon ilmuwan
Kelak akan jadi jutawan
Sementara dia belum tentu jadi wisudawan.

Ah
Kata orang dia penuh gaya dan anak orang kaya
Pahit dan sungguh memilukan
Ku kalah dengan penampilan
Kadang dengan silau kekayaan.

Nasibku menjadi kutu buku
Pintar tak ada yang menyaingi
Tapi ku hanya bisa menggerutu
tak ada kekasih yang mendampingi
——————————————–

“Puisi Si Kutu Buku”

By: Keino

Senin, 15 Desember 2008 (11.15 AM)

Terinpirasi dari seorang teman waktu di smu ^_^