Saat ini lagi ramai di bicarakan mengenai band wanita asal Swedia yaitu LadyLIke.
Band yang digawangi oleh 4 personilnya yang bernama Isabelle, Miranda, Louise, Valerie ini sedang hot-hotnya dibicarakan mengenai salah satu lagu mereka yaitu Dreaming Of the time.

Pasalnya lagu mereka Dreaming Of The Time di tuding telah meng-copy paste lagu Indonesia, tepatnya lagu Teman Tapi Mesra -nya Ratu.

Mau tau lagu mereka versinya gimana? Dan penasaran foto2 mereka?

IniĀ  nih, coba aja denger sendiri versi TTM nya mereka, saya udah buatin youtubenya berisi photo2 mereka khusus buat kalian semua :)

Disebagian blogĀ  dan web yang saya baca, bahwa band asal Swedia ini telah meminta ijin, namun di sebagian di bilang juga bahwa mereka menjiplak.

Namun ternyata setelah di selidiki, lagi-lagi ada hubungannya dengan Malyasia.
Mau tau apa?

Band asal Swedia ini ternyata di produseri oleh Edry Abdul Halim yaitu asal Malaysia, dan mereka membuat rekaman ini di KRU studios – Kuala Lumpur.

Edry sendiri mengaku bahwa, ia memang terinpirasi dari Ratu.

Entah yang mana yang benar, namun disamping rasa kecewa apabila mereka menjiplak, tersirat juga rasa Bangga kita sebagai Bangsa Indonesia.

Ternyata melodi kita ini, bukan hanya asik di dengar di telinga orang Indonesia, tapi juga sampai ke negeri Barat sana.

Bukan main-main, lagu ini bahkan menjadi lagu pamungkas dari Band wanita yang semuanya berambut pirang ini. Lagu mereka telah sampai di Amerika, dan diputar berulang-ulang.

Selain itu ternyata, band ini juga me re-arranged salah satu musik dari musisi Indonesia lainnya, yaitu Ari Lasso. Lagunya antara lain adalah Rahasia Perempuan yang apabila dalam versi mereka judulnya adalah Shooting Star.

Luar Biasa Band Indonesia kita ini.
Inilah band yang harus di contoh oleh karyanya yang outstanding, mungkin patut dijadikan panutan oleh band2 kita yang biasa berplagiat Ria.

Kita bangsa Indonesia saatnya maju dan menunjukkan, bahwa kita bisa menjadi contoh lagu di Dunia ini, bukan kita yang memplagiatinya.

Sekali lagi saya ucapkan Bravo buat musisi Indonesia.

UPDATE
Maia waktu di wawancara membenarkan, bahwa lagu tersebut sudah di beli resmi oleh Produser asal Malaysia, untuk di lantunkan oleh penyanyi asal Swedia tersebut.
Mengenai nominal ia tidak memberitahukan angkanya, hanya saja ia membenarkan bahwa lagu tersbut di beli dengan menggunakan mata uang Dollar Amerika.
Lagu tersebut ternyata sudah di jual dari tahun 2008 lalu, namun lagu tersebut ternyata baru diterbitkan tahun ini.

Maia sendiri belum mendengar lagu gubahan tersebut.
Katanya ia telah mencari di YouTube namun belum ketemu.

Ternyata lagunya itu sebelumnya sempat di tawar oleh orang Filipina dan Taiwan, namun akhirnya ia memilih Swedia dengan harapan lagunya tersebut dapat masuk ke Pendengar di Eropa dan Amerika.
Ia sangat bangga terhadap lagunya yang banyak di gemari tersebut.