Archive for the ‘ Puisi Terindah ’ Category

Apa Arti kematian?

Apa itu Kematian?
Apakah Akhir dari hidup?
Ataukah Awal dari kehidupan yang baru?

Apa itu Kematian?
Apakah Menuju Gelap Yang abadi?
Atau menuju Terang Yang damai?

Apa itu Kematian?
Apakah hari penebusan segala dosa?
Atau hari pembebasan jiwa?

Apa yang di takuti dari kematian?
Apakah takut akan kehilangan hidup?
Ataukah takut yang terjadi setelah mati?

Aku tak pernah mengerti arti kematian.
Aku tak tau bagaimana menanggapi kematian.
Aku pun tak tau kapan kematian akan menghampiriku.
Yang aku tau kematian tak dapat dihindari.

Kematian adalah hal yang misterius.
Kematian bukanlah pilihan.
Kematian adalah kepastian.
Kematian adalah rahasia Illahi.

Satu yang pasti
Setiap detik hidupku
Menuju detik Matiku.

Ntahlah teman..

———–

Monday 5 Oct 2009

———-

Puisi ini terinpirasi saat aku memandikan jenazah nenek ku tercinta pada tanggal 1 Oct.

Saat aku pegang tubuhnya, saat mengusap badannya,,

Kemudian aku merasa, bawha manusia itu begitu dekat dengan kematian, tapi kita tak pernah menyadarinya.

manusia menganggap bahwa kematian hal yg jauh darinya.

Padahal mati dan hidup selalu berdampingan.

Ayah Terhebat Sedunia.

Capt. Sani Sembiring
Untuk Papi-ku.
Ayah Terhebat sedunia.
Dari Anak Perempuan-mu.
*****
***
*
Read the rest of this entry »

Kesalahan yang paling bodoh adalah,
aku yang sudah menyia-nyiakanmu
aku yang sudah mengkhianatimu
aku yang sudah menyakitimu

Kesalahan yang paling fatal adalah,
aku yang tak bisa menjagamu
aku yang tak bisa memberikanmu rasa aman
aku yang tak bisa memberikanmu kasih sayang.

aku memang bodoh, dan aku tau itu,
kau boleh menghinaku,
kau boleh memukulku,
kau boleh menamparku,

demi maafmu,,
kau boleh lakukan apa saja padaku,
kau boleh lakukan apa saja yang kau mau
kau boleh lakukan apa saja yang kau inginkan

Hidup tanpa maafmu,
bagai hidup tanpa udara,
menyesakkan dadaku,
menyesakkan batinku.

Hanya satu pintaku,
maafkan aku.

—-

Untuk semua yang pernah mengkhianati dan masih mengharapkan maaf dari dia

—-

thanks buat mpim , sakit hatimu beriku inspirasi,,
hanya dalam 1 menit, tercipta syair sahdu ini

rajin2 yah dd (kidding gan :P )

hehhe

Puisi Putus Asa (Bunuh Diri)

Pikiran itu selalu saja datang.
Mengusik Hariku,
Mengusik tidurku,
Mengusik batinku.
Read the rest of this entry »

AKU BUKAN PERAWAN

Mmmhh terinpirasi dari beberapa wanita malang.
Dan semoga ini membuka pikiran para pria mengenai arti keperawanan.

AKU BUKAN PERAWAN

Aku Bukan Perawan


Banyak mata melirikku
pandangan tajam menelanjangiku
Kasak kusuk kudengar suara
berbisik bahwa aku penuh dosa

Read the rest of this entry »

Puisi ini menyampaikan sisi lain dari seorang wanita tuna susila.
Banyak yang beranggapan mereka menjadi wts karena keinginan, namun sebenarnya banyak dari mereka yang terpaksa karena keadaan.

Terima Kasih, semoga puisi ini berguna

Wanita panggilan

Kata orang dia murahan
jajakan diri bak makanan
kata orang dia tak berpendidikan
keluar malam cari pelanggan

Read the rest of this entry »

Nasib Si Kutu Buku


Ah
Apa hebatnya dia?
Dia tak lebih pintar dari aku
Dengan kaca mata minusku
Dan slalu ku bawa buku

Ah
Tapi kenapa nasib kami berbeda?
Dia hanya melempar senyuman
Dan banyak hati langsung tertawan
Kata orang dia sungguh menawan.

Ah
Kenapa orang jatuh hati padanya?
Aku ini kan calon ilmuwan
Kelak akan jadi jutawan
Sementara dia belum tentu jadi wisudawan.

Ah
Kata orang dia penuh gaya dan anak orang kaya
Pahit dan sungguh memilukan
Ku kalah dengan penampilan
Kadang dengan silau kekayaan.

Nasibku menjadi kutu buku
Pintar tak ada yang menyaingi
Tapi ku hanya bisa menggerutu
tak ada kekasih yang mendampingi
——————————————–

“Puisi Si Kutu Buku”

By: Keino

Senin, 15 Desember 2008 (11.15 AM)

Terinpirasi dari seorang teman waktu di smu ^_^

Aku dan Rah

Aku&Rah

Jiwa ini Resah
Terbelenggu rasa gundah
Raga ini lelah
Berkecamuk dengan amarah

Oh Tuhan,,
Sungguhku Lelah
Hidupku tak mudah
Kadang ku hilang arah
Terjebak oleh gairah

Oh Tuhan,,
Sungguh aku Pasrah
Namun Ku tak kan menyerah
Ku bukan manusia lemah
Kan ku gapai hari yang cerah

Sang Pencipta,,
Padamu aku berserah

Maha Esa,,
Berikan hambamu anugerah

———————————–
By: Keyno
December 10, 2008
Terinpirasi oleh kehidupan dan oleh Sang Pencipta

Improve the web with Nofollow Reciprocity.