Archive for the ‘ Indonesiaku ’ Category

Manchaster United

Ah INDONESIA I feel Sad,,,,

Menurut kalian gambar yg diatas lucu?
Menurut ku nggak, justru tragis, di gambar itu sebenarnya menunjukkan persis keadaan yang kita alami.

Indonesia bukan hanya bersedih karena peristiwa pengeboman itu, tapi juga malu dan kecewa karena momen yang di tunggu oleh rakyat Indonesia yaitu “kehadiran Tim Sepak Bola Internasional yang Fenomenal Manchaster United” juga membatalkan kedatangannya.

Sedih? tentu
Kecewa? iya
Malu? Apa lagi :(

Read the rest of this entry »

Hayohhh,,, sudah pada mencontreng atau belum,,,

Saya Mencontreng Bukan Karena Kewajiban, tetapi Karena saya Perduli!

Saya Putih, tapi saya bukan lah Golput, karena Gollput itu pertanda Kurang Percaya diri.

Nih BUkti Saya Mencontreng :)

Mencontreng

Bagaimana dengan kamu?

Pemilihan Presiden 2009

Pemilu Presiden 2009Bingung!

Siapa yang harus aku pilih yah,,,

Awalnya sih ak masih PATEN untuk memilih LanjutGAN!
Tapi makin hari kok kayaknya pesona pak SeBeYe Mengurang yah? At least bagiku. Ntah mengapa kayanya aura kasih pak SeBeYe berkurang pabila bersandingan dengan Pak Budi.

Serasa kurang Kebakar nih pasangan. Kurang HOT deh @_@

And Btw, ada yang menarik perhatian ku nih, pak JeKa.

Read the rest of this entry »

OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL.

WOW! Luar Biasa RS ini! Belakangan Masuk Berita dimana-mana?

Oh No No! Bukan Karena Kualitasnya yang super WAH tapi ternyata karena Rumah Sakit ini terkenal “PENYAKIT”NYA!

Mungkin RS ini segenap Manajemen, harus tau yang mana namanya Kritik, Saran, dan Pencemaran nama Baik.

Mau tau apa aja Penyakit nih RS?
1. Penyakit Profesional!
Ngakunya Profesional, eh gak taunya diminta Bukti2 keprofesionalan, seperti berkas kesehatan Pasien, eh malah nolak and malah mempermainkan Pasien. Cth Ibu Prita Mulya Sari, Mau berobat Malah Jadi tambah sakit. Eh Dia Nulis keluhan di detik malah di tuntut ke pengadilan. Al Hasil si ibu malah di penjara. Gelo! Nih Suratnya si Ibu

2. Penyakit INTERNATIONAL.
Ternyata gelar INTERNATIONALnya itu adalah Palsu alias tidak benar! Sebenernya ini adalah RS biasa saja, tidak ada sama sekali hubungannya dengan dunia INTERNATIONAL! Mungkin gelar INTERNATIONAL nya itu sengaja buat menarik perhatian biar dikata “wah”  atau jg agar tarifnya bisa Internasional juga. Ck Ck Ck !Lihat Aja NiH!

3. Penyakit Arogansi.
Udah Salah masih merasa benar.  Mereka memberi persyaratan yang mangkin menunjukkan kalau mereka salah. Ampun deh !Lihat aja nih!

4. Penyakit Ngeles.
Pinter deh kalau udah ngeles-ngelesan. Kemarin menuntut orang karena pencemaran nama baik, eh gak taunya malah makin tercemar namanya. Nih Lihat aja

5. Penyakit Tuntut-tuntutan.
Kalau merasa dirugikan orang sedikit aja langsung di tuntut, padahal dia lebih banyak merugikan orang lain. Yang terakhir pasien udah meninggal pun masih dituntut. Weleh-weleh -_-! !Lihat aja Nih!

Wah kira2 saya bakal dituntut gak yah seperti Ibu Prita Mulya Sari karena tulisan ini?

Read the rest of this entry »

Miris dan iba aku saat membaca mengenai permasalahan di Bumi Pertiwi Papua.
lagi2 mengenai kasus FREEPORT yang tak kunjung selesai.
Pemerintah sesakan Tuli dan Buta apabila kita meneriakkan mengenai kasus ini.
Jika anda ingin membaca lebih lengkapnya mengenai kasus ini Silahkan buka

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1988173 dan bersiaplah untuk ber-Iba, meringis, dan menangis.

Mari teman, Kalau jeritan kita ingin di dengar, langsung kita tumpahkan dengan Email Massal ke email Presiden, Web Presiden dan juga SMS presiden.

Kita lihat apakah akan ada di ungkit?

Sms Presiden : 9949
Email Presiden : presiden@ri.go.id
Web nya : http://presidensby.info
Web Pemilu : http://sbypresidenku.com

Format Pesan:

——

Kepada Yang Terhormat
Bapak Presiden RI.

Kami sebagai Rakyat Indonesia merasa iba melihat apa yang terjadi di Bumi Pertiwi Papua.
Kami ingin segera mendapatkan penjelasan mengenai FREEPORT, yang kami rasa lebih banyak merugikan negara dari pada memberi keuntungan.

Rakyat hanya dijadikan budak, bumi Papua hanya dikeruk saja kekayaannya dan negara hanya mendapat remah-remah keuntungan yang tidak seberapa.

Mohon Buka Hati, Buka Mata, Lihat dan Rasakan Penderitaan Kami.

Kami Rakyat Indonesia menunggu jawaban anda sebagai orang nomor 1 Republik Indonesia.

Salam,
Rakyatmu.

Sekian lah pesan tersebut, mari kita bersama2 mengirimkannya, semakin banyak yang mengirimkan, mungkin semakin besar peluang kita untuk di dengar.

Salam,

Keyno.

Kami satu keluarga dan beberapa staff telah mendaftarkan diri untuk ikut pemilihan umum (berjumlah kurang lebih 15 orang).

Namun anehnya pada tanggal 5 April datang orang yang mengirimkan kartu suara, dan kami hanya di berikan 4 Kartu untuk pemilihan, yaitu Ayah, Ibu, Kakak nomer tiga, dan Teman/staff saya.

Nah, lalu kemudian kakak saya yang nomer dua protes:

KK : ” Loh pak, yang lainnya mana? Masa cuman 4?”
Pengantar :” Memang udah mendaftar?”
KK :” Ya udahlah pak, masa tahun kemarin aja semuanya dapet, padahal tahun kemarin didaftarkan oleh orang yang langsung sensus ke rumah, masa tahun sekarang gak dapet padahal udah daftar langsung?”
Pengantar :” Aduh buk, saya gak tau, saya yang cuman nganter2 kartunya aja”
KK : “oh ya udah deh”
Pengantar “Tapi kalo ibu mau, langsung aja ke TPS yang terdekat minta suratnya tanggal 6 paling lambat”

Nah beberapa jam setelah itu kakak saya baru cerita.
Kemudian saya berpikir, suratnya saja datang tanggal 5 sore, nah kemudian paling lambat kita disuruh tanggal 6 untuk melapor kembali.

Masuk akal apa nggak sih?

Hanya selang 1 hari dan kita disuruh untuk bercapek ria melapor ke TPS terdekat?

Apa dia gak mikir kita ada kerjaan?

GImana sih maksudnya pemerintahan ini?

Kita disuruh jangan Golput!
Tapi kita udah sadar diri dengan mendaftar, eh malah tidak di daftarkan?

GAK BERES!
Read the rest of this entry »

Gambar dari blog baliwww.com

Waduh kangen Bali,,

Apa kabar-Mu Bali-KU,, dah lama nih gak balik lagi,,

Btw, Hari ini Kamis 26 Maret sekarang Umat Hindu di Bali khusunya sedang merayakan hari raya Nyepi..Met Nyepi yah! :)

Waduh ayohh,, kendalikan diri!
gak ada listrik, gak ada kendaraan, gak ada aktifitas!
Bener-bener Sepi!

Nah kalau nyepi sedunia kapan yah?

Btw, besok pasti Bali bakal sejuk banget, karena mereka telah membuang 1 TON karbondioksida hanya dalam 1 hari tanpa penggunaan Listrik dan kendaraan.

Mmmh Bayangkan apabila seluruh dunia melakukan hal yang sama.
Istilahnya klo bahasa inggris 1 day to save the Earth!
Setuju gak?
Klo bahasa Indonesia enaknya mmhh oh iya “hari kosong” hehhe << kurang keren yah kasih masukan donk kerennya apa!

Read the rest of this entry »

Blahh,,,

Berita lama pa baru nih?

Btw udah pada tau kan klo om Deddy Mizwar di calonin jadi Presiden?
Buat kalian gimana? ini berita bagus pa nggak sih?

Kalau saya pribadi sih, klo memang beneran om Deddy jadi Capres, saya setuju.

Bukan apa-apa, saya soalnya melihat calon2 Presiden yg sekarang cuma “perang iklan” aja menyatakan dia yang terbaik. Mulai dari Media TV, radio, dan koran yg nonstop iklan Partai dan Capres.
Sampai spanduk2, umbul-umbul, bendera, dan lainnya yang udah mulai membuat kota2 besar menjadi “jorok amburadul dan sempurek banget!”
Dan yang paling gak kuat khususnya calon legislatif dari masing2 partai di spanduk bagaikan “Model” dadakan. Berbagai macam pose, mulai dari yang kaku, yg seram dan bahkan berlagak model terpampang.
Benar-benar ajang Narsis! Read the rest of this entry »

Halow temen-temen,,
Berikut merupakan Surat Terbuka dari Seorang Teman.

Dengan ini saya ikut membantu menerbitkannya di blog saya ini, sebagai tanda keeprihatinan saya terhadap:
Balkan Kaplale

Bapak Balkan Kaplale
(Ketua Pansus Dan Sekaligus Perancang RUUAP),
Yang Tidak Bisa menjaga Perasaan dan Hati orang lain dan begitu rasisnya.

Sedih saya dibuat beliau, bagaimana mungkin ada Anggota DPR perancang RUU Pornografi pula, yang sangat amat se-Rasis ini?

——————————–

Surat Terbuka
Yogyakarta, 16 Oktober 2008
Kepada kawan-kawanku Bangsa Indonesia

Kawan,

Senin, 13 Oktober 2008 kemarin, saya dan teman-teman Forum Yogyakarta untuk Keberagaman (YuK!) mengikuti acara `Dengar Pendapat dalam Rangka Uji Publik RUU Pornografi’. Acara yang diadakan oleh Pansus RUU Pornografi dari DPR berlangsung di Gedung Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Pansus RUU Pornografi, Balkan Kaplale, juga datang ke acara itu.

Sekitar enam puluh orang —pro (mayoritas) maupun kontra— hadir sebagai peserta forum. Dalam sesi dengar pendapat pertama, enam eserta dipilih untuk bicara. Acara sudah berlangsung sekitar 1 jam saat seorang kawan dari Papua, Albert, ditunjuk moderator untuk menyampaikan pendapat.

Albert datang mewakili 3000 mahasiswa Papua di Jogja, dan telah meminta ijin pada dewan adat dan tokoh masyarakat Papua untuk mewakili warga Papua dalam menyampaikan aspirasi. Di forum, ia mengusulkan agar RUU Pornografi tidak disahkan. Sebab, RUUP tidak memberi ruang bagi kaum minoritas, dan membuat Negara Indonesia seolah-olah hanya milik sekelompok orang. Jika RUUP disahkan, lebih baik Papua melepaskan diri saja, karena tidak diperlakukan adil.

Saat giliran Pansus bicara, Balkan Kaplale langsung menanggapi pernyataan Albert.
Balkan menyapa Albert dengan sebutan “Adinda” dan berkata: “Jangan begitu dong ah..overdosis. .tak usah ngapain keluar dari NKRI. Timor-timur aja perdana menterinya kemaren mengadu ke Komisi 10, nangis-nangis, rakyatnya miskin sekarang. Betul, belajarlah ke Ambon, saya kebetulan dari Saparua loh. Kalau mendengar begini tersinggung! Belajar baik-baik dari Jawa! (diucapkan dengan kencang
dan bernada bentakan)”

Balkan juga berkata “Belajarlah baik-baik! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan! (membentak)”
Sebagian besar peserta forum langsung tertawa mendengar kalimat itu.
Namun kemudian beberapa peserta lain dan para wartawan berteriak,
“Rasis! DPR Rasis!!”

Balkan: “Diam dulu nanti kita kasih kesempatan bicara, sampai malam kita di sini! Diam dulu! Ini kan hak Ketua DPR juga dong, Ketua Pansus!”
***

“Belajar baik-baik dari Jawa! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan!”

———
Kawan,

Hati saya sakit sekali saat mendengar perkataan Balkan Sang Anggota DPR sekaligus Ketua Pansus RUUP. Padahal kata-kata itu tidak ditujukan pada saya. Saya bukan orang Papua. Saya tak bisa membayangkan, bagaimana perasaan Albert dan kawan-kawan lain dari Papua mendengar ungkapan Balkan yang bernada kasar dan isinya jelas menghina itu.
Betapa pedihnya!

Yang membuat hati saya lebih sakit lagi, sebagian besar peserta forum yang mayoritas dari etnis Jawa, langsung tertawa saat mendengar ucapan Balkan. Mengapa masih bisa tertawa saat ada saudara kita yang dihina?
Apa karena Balkan meninggikan etnis Jawa, lantas kita layak tertawa bahagia?

Kita adalah saudara. Sabang sampai Merauke. Kita: orang Batak, Jawa, Sunda, Betawi, Madura, Dayak, Bugis, Flores, Papua, dan lain-lain;
telah berikrar untuk bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kita setara. Tidak ada satu suku atau etnis pun yang tebih tinggi
derajatnya dari yang lain. Tidak ada pula yang lebih tidak beradab.
Sebagai kesatuan, mestinya kita bersedih jika saudara kita direndahkan karena etnisnya berbeda dengan kita. Bukan tertawa. Mestinya rasa empati dan solidaritas kita tumbuh. Mestinya kita menggugat hinaan
itu! Bukan malah ikut tertawa menghina.

Saya kecewa, Kawan.
Perbedaan etnis, suku, budaya bukanlah perkara salah-benar. Tiap kelompok harusnya menyadari bahwa sejak awal Indonesia memang beragam.
Merasa diri lebih tinggi derajatnya dari kelompok lain hanya akan menimbulkan konflik. Yang merasa diri paling benar memaksakan keyakinan kelompoknya pada orang lain. Yang merasa diri beradab
menghujat kelompok yang dianggap tidak beradab.

Kawan,
Menurut saya perbedaan adalah perkara bagaimana kita berbesar hati untuk menerima dan menghargai orang atau kelompok yang tidak sama dengan kita. Andai kita semua mau membuka hati terhadap perbedaan dan memiliki toleransi, saya yakin tak seorang pun akan tertawa saat mendengar ucapan Balkan tadi.

***

“Belajar baik-baik dari Jawa! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan!”
—”DPR Rasis!”
“Diam dulu! Ini kan hak Ketua DPR juga dong, Ketua Pansus!”

Kawan-kawanku,

Saya heran sekali dengan kalimat terakhir itu. Apa yang Balkan maksud dengan hak ketua DPR dan hak Ketua Pansus? Hak untuk menghina orang lain?

Saya rasa, tidak ada orang yang memiliki otoritas menghina orang lain, sekalipun ia pejabat pemerintahan. Kata-kata Balkan terkesan sangat otoriter, seolah-olah ia berhak melakukan apapun sebab ia adalah anggota DPR.

Menurut Pansus RUU Pornografi dan pihak yang setuju terhadap disahkannya RUUP, RUU ini tidak akan menimbulkan disintegrasi bangsa.
Alasan mereka, RUU ini tidak diskriminatif. RUUP mengakomodir kepentingan seni dan budaya, adat istiadat, dan ritual tradisional.

Mari kita gugat pernyataan itu, kawan! Benarkah RUU ini mengakomodir semua itu dan tidak diskriminatif? Pertanyaan ini sangat patut dilayangkan dan dijadikan bahan pertimbangan, sebab ternyata Balkan Kaplale, anggota DPR RI dan ketua Pansus yang menyusun RUUP adalah seseorang yang Rasis!

Kawan,

Seseorang yang sudah tidak adil sejak dalam pikirannya tidak akan bisa bertindak adil dalam perbuatannya. Perkataan Balkan Kaplale pada Albert yang rasis dan menghina menunjukkan pikirannya yang tidak adil
terhadap saudara-saudara kita orang Papua. Maka saya berani berkata, RUUP yang diketuai oleh orang rasis dan tidak adil itu tidak layak disahkan!

Dengan cinta pada bangsa dan Negara Indonesia,
Maria Listuhayu.

* saya memiliki rekaman rapat dengar pendapat umum ini.
** tulisan ini akan dikirim ke media sebagai surat terbuka.

——————–

Berikut Rekaman dan sekilas Photo dari Anggota DPR Ketua Pansus “Balkan Kaplale”

Berikut Rekaman Full Audio, Anggota DPR Ketua Pansus “Balkan Kaplale”



**http://www.imeem.com/people/HDGcbB5/music/6kJiK7zD/balkan_kaplale_pernyataan_kontroversial/

Improve the web with Nofollow Reciprocity.