Sekarang status saya adalah sebagai seorang ibu.
Bukan hanya menjadi seorang istri.
Menjadi ibu itu rasanya gimana ya? mhhh susah banget di ungkapkan.
Yang pasti jauhh lebih berat dari sekedar menjadi seorang istri.
Tapi seakan kelelahan dan kepenatan itu bisa hilang cuma oleh senyum dari si anak
Jadi buat pasutri yang memang belum siap untuk menjadi orang tua, saya rasa yah di tunda saja dulu.
Karena apabila memang nekat tetep ingin mempunyai momongan, maka istri bersiaplah untuk menjadi:
1. Pembantu Rumah Tangga

Yah biasalah ya untuk sekedar bersih-bersih, nyapu, ngepel, nyuci piring.
tapi lain cerita kalau udah punya anak, pekerjaan rumah yang biasanya bisa dilakukan 1 x/2 hari, tiba-tiba harus dilakukan minimal 3x dalam sehari.
Kenapa?
Karena memiliki anak itu, bagai memiliki suatu mesin penghancur rumah, setiap menit bahkan setiap detik dia lari sana lari sini, lempar barang sana-lempar sini, minum berkali-kali dengan gelas yang berbeda-beda, dan lain sebagainya.
Terus memiliki pembantu apakah membantu?
waduhh pengalaman saya sih, cukup membantu, tapi tidak begitu ampuh.
Ditambah babysitter?
Well kalau kamu punya uang yang cukup untuk menyewa keduanya? why not, maka hilanglah penderitaan kamu sebagai seorang pembantu.
2. Menjadi seorang Koki yang handal

Kata ibu ku, wanita sudah memiliki anugerah dari Tuhan dalam hal memasak.
TeeeT TooooooT!
Kok aku nggak yah
?? sumpah mungkin akulahh ibu (wanita) yang sangat tidak berbakat dalam hal memasak, bahkan masa sop aja yang kata orang paling gampang,, selalu aja keasinan, bahkan pernah gosong! wasssyyyahhh!
Yahh kalo untuk dimakan sendiri sih,, yah aku nelen aja, secara sayang juga kalau gak ditelen, dah beli bumbu mahal2.
Tapi beda cerita lagi kalau udah punya anak, ditambah dengan selera makan anak yang sekelas resto bintang 5.
Setiap masak, selalu aja ada yang dirasa anak kurang, jadinya nafsunya gak ada, padahal anak butuh asupan gizi yang tinggi.
Belum lagi ortu aku yang akan ngomel2 Puarahhhh kalo ngeliat cucunya kurus.
Gak mungkin juga aku harus ngebeli-beli makanan di luar terus, habislah duit di dompet !
Huhhh
Jadi menjadi seorang istri itu harus pinter memasak.
Setiap hari untuk hal yang satu ini aku memang berlatih, tapi ntah napa kemampuan dalam hal ini belum menunjukkan improvement
(
Tapi buat seorang ibu memasakkan makanan untuk anak itu perasaannya bahagia banget loh, apalagi klo anak kita bilang “ma masakannya enak banget,, aku suka banget”
Tuhh perasaannya kaya jatuh cinta lagi,, ehhehe
Read the rest of this entry »